hormat grraakk..

hormat grraakk..
Google
 

Kudus minta bagian cukai rokok

“Pemkab Kudus tetap akan mengupayakan untuk memperoleh pengembalian sebagian hasil cukai rokok dari pemerintah pusat, guna mendukung pembangunan di daerah penghasil rokok terbesar ini.
Bupati Kudus M. Tamzil mengatakan perjuangan sejumlah daerah penghasil rokok, termasuk Kudus, untuk mendapatkan pengembalian sebagian hasil cukai dari pemerintah pusat, sampai saat ini belum dapat dipenuhi karena terkendala berbagai peraturan.
"Meski demikian, kami akan tetap memperjuangkan agar memperoleh sebagian hasil cukai rokok dari pemerintah pusat, untuk mendukung pembangunan di daerah," ujarnya, akhir pekan lalu.
Menurut Tamzil, jika 1%-2% dari total cukai yang disetor kepada pemerintah pusat dapat dikembalikan kepada daerah penghasil, maka pertumbuhan industri rokok di daerah akan semakin pesat.
Selama ini, Kabupaten Kudus berkontribusi sekitar Rp9 triliun per tahun terhadap penerimaan cukai rokok kepada pemerintah”


“Pemkab Kudus tetap akan mengupayakan untuk memperoleh pengembalian sebagian hasil cukai rokok dari pemerintah pusat, guna mendukung pembangunan di daerah penghasil rokok terbesar ini.
Bupati Kudus M. Tamzil mengatakan perjuangan sejumlah daerah penghasil rokok, termasuk Kudus, untuk mendapatkan pengembalian sebagian hasil cukai dari pemerintah pusat, sampai saat ini belum dapat dipenuhi karena terkendala berbagai peraturan.
"Meski demikian, kami akan tetap memperjuangkan agar memperoleh sebagian hasil cukai rokok dari pemerintah pusat, untuk mendukung pembangunan di daerah," ujarnya, akhir pekan lalu.
Menurut Tamzil, jika 1%-2% dari total cukai yang disetor kepada pemerintah pusat dapat dikembalikan kepada daerah penghasil, maka pertumbuhan industri rokok di daerah akan semakin pesat.
Selama ini, Kabupaten Kudus berkontribusi sekitar Rp9 triliun per tahun terhadap penerimaan cukai rokok kepada pemerintah”

Begitulah bunyi salah satu berita di media massa, yang ingin saya soroti adalah semakin banyaknya daerah-daerah yang memperjuangkan kepentingan daerahnya masing-masing. Beberapa berita yang sempat saya perhatikan antara lain :
1. Masalah pengibaran bendera RMS di Maluku.
2. Pengibaran bendera Bintang Kejora di Papua.
3. Masalah berdirinya Partai GAM di Aceh.

Setiap daerah merasa memiliki kontribusi yang besar kepada negara, sehingga meminta alokasi dana yang lebih besar, bahkan meminta peranan tertentu yang juga lebih besar, seperti keinginan untuk memerdekakan daerahnya dan sebagainya.
Kalo saya lihat hal-hal seperti ini sangat menjurus ke arah negara federasi, apakah sebagian rakyat Indonesia setuju untuk ke arah negara federasi ?
Masih terlalu hijau untuk menjawab pertanyaan itu, tapi bagaimana upaya kita untuk lebih mempererat rasa persatuan dan kesatuan nasional (klise banget dehh…), salah satu caranya mungkin dengan memenangkan Piala Asia , gimana setuju gak…….




No comments: